Trik Terbaik Dalam Mengembangkan Aplikasi Mobile

Goofstupid.com ~ Sebenarnya artikel ini saya ambil dari tugas sebuah mata kuliah rekayasa perangkat lunak, dan tugas ini cukup melelahkan karna saya mengambil topik yang sedang marak saat ini, referensi yang saya dapat juga banyak berasal dari media online asing.
   Maka karna itu saya ingin berbagi kepada pembaca khususnya pihak pengembang aplikasi mobile yang lagi marak-maraknya pada saat ini. sebagai bahan renungan untuk memulai projek yang besar dan memakan waktu, dana dan pikiran. agar aplikasi yag sedang dibuat tidak gagal di kerjakan.

Mengapa anda tertarik mengembangkan Aplikasi Mobile?
   Semakin meluasnya pengguna Smartphone membuat semakin besar terbukanya peluang dalam bisnis pengembangan aplikasi mobile khususnya di indonesia. Aplikasi mobile bukan hanya menjadi kebutuhan pemakai umum saja, akan tetapi sekarang sudah merambat ke lingkungan bisnis yang mendukung kegiatan suatu perusahaan dalam mempermudah suatu pekerjaan .
   Peluang yang begitu besar untuk meraih keuntungan dalam pengembangan aplikasi mobile membuat beberapa development begitu serius dalam pengembangan aplikasi, baik itu bersifat sosial media, pengolahan dokumen, instans mesangger. dan aplikasi lainnya. karna permintaan aplikasi mobile yang terus bertambah, tentunya akan menghidupkan industri dalam pengembangan aplikasi mobile ini.
   Akan tetapi, seperti industri muda pada umumnya, para development juga banyak yang gagal dalam pengembangan aplikasi mobile dikarenakan beberapa faktor yang mempengeruhi dalam pengembangan dan pemasaran aplikasi tersebut. salah satunya adalah perilaku konsumen itu sendiri, seperti halanya di indonesia untuk penerapan kartu kredit di aplikasi e-commerce mobile untuk pembayaran online, konsumen lebih suka menggunakan sistem transper ketika bertransaksi online, karna jumlah pengguna kartu kredit yang maih terbatas.
   Sebagai pengembang tentu saja hai ini menjadi kendala yang cukup serius untuk hidup dan matinya bisnis pengembangan aplikasi mobile. dengan banyak platform dan versi os yang berbeda-beda, tentu saja para development harus selalu mengupdate aplikasi yang dibuatnya agar sesuai dengan versi OS yang terbaru.

Dari tulisan diatas dapat disimpulkan rumusan masalah sebagai berikut:
  1. Apa saja sistem operasi mobile yang banyak dipakai oleh masyarakat belakangan ini?
  2. Bagaimana pengembangan aplikasi dapat bertahan dalam persaingan?
  3. Apa solusi bagi pengembang aplikasi mobile agar aplikasi yang dibuat dapat selalu dipakai pada berbagai macam platform mobile?
Apa Itu SmartPhone ?
   SmartPhone (telepon cerdas) telpepon genggam yang memiliki kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi menyerupai komputer. belum ada yang menentukan arti telepon cerdas. Bagi beberapa orang, telepon pintar merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh perangkat lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standart dan mendasar bagi pengembangan aplikasi.
   Bagi yang lainnya, telpon cerdas hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fiture canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik atau terdapat papan ketik (baik bagaimana jadi mupun di hubung keluar) dan penyambung VGA. dengan kata lain, telpon cerdas merupakan komputer kecil yang mempunyai kemampuan sebuah telepon.

Berapa Pemakai SmartPhone Di Indonesia ?
   Dikutip dari blogdetik.com, jumlah smartphone yang terjual di indonesia pada akhir tahun 2013 lalu tercatat sebanyak 14 juta. dengan jumlah itu, indonesia saat ini menjadi negara dengan penjualan smartphone tertinggi di kawasan asia tenggara.
   Tingginya angka penjualan di indonesia dikarenakan oleh banyaknya jumlah penduduk dan banyaknya smartphone yang dibandrol dengan harga terjangkau.


Perangkat Mobile apa yang banyak digunakan?
   Ada beberapa jenis palform yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, diantaranya adalah:

Android
   Sistem Operasi Android merupakan sistem operasi yang berbasis linux untuk telepon seluler pintar dan komputer tablet. android menyediakan platform terbuka bagi para pengembanga untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri yang  digunakan oleh bermacam piranti bergerak.

Windows Phone
   Windows Phone adalah keluarga sistem operasi perangkat bergerak yang dikembangkan oleh microsoft dan merupakan pengganti platform windows mobile, windows phone merupakan turunan dari sistem operasi windows 7.

Symbian
   Symbian adalah sistem operasi tidak bebas yang dikembangkan oleh symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan pada perangkat bergerak (mobile). saat ini symbian OS telah banyak dipakai oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile dengan berbagai jenis produk bervariasi. 
   Mirip dengan sistem operasi desktop, symbian OS mampu melakukan operasi secara multithreading, multitasking dan pengamanan terhadap memory.
Semua pemograman pada symbian dilakukan secara event-baset, yang artinya hardware CPU menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu. namun perlu dipahami bahwa sistem ini memang di tujukan untuk diinstal pada peralatan mobile dengan keterbatasan sumber daya.

iOS
   iOS (sebelumnya iphone OS) adalah sistem operasi perangkat bergerak yang dikembangkan dan di distribusikan oleh apple Inc. sistem operasi ini pertama diluncurkan tahun 2007 untuk iphone dan ipod Touch.
   Tidak seperti windows phone (windows CE) mocrosoft dan android Google. apple tidak melisensikan iOS untuk di instal di perangkat keras non Apple. iOS diturunkan dari OS X yang memiliki fondasi Darwin dan karna itu iOS merupakan sistem operasi Unix. iOS adalah versi bergerak dari sistem operasi OS X yang dipakai di komputer-komputer Apple.

Bagaimana Strategi Pengembangan Aplikasi Mobile Untuk Bisnis?
   Setelah melihat pangsa pasar terbesar dan jenis-jenis platform yang banyak digunakan oleh pemakai di indonesia, dan bagaimana strategi bagi pengembang aplikasi dalam membuat aplikasi untuk meraih pangsa pasar yang ada?
   Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan aplikasi mobile bagi perusahaan yang membutuhkan, diantaranya:
   Dikutip dari halaman www.inc.com "How to Your Mobile Development Strategi" menyatakan bahwa mengidentifikasi strategi dalam pembuatan aplikasi mobile terbaik untuk bisnis adalah hanya memerlukan pengidentifikasian yang tepat dari masalah yang telah ada. ada beberapa pilihan dalam strategi pembuatan aplikasi, diantaranya:

1. Mobile Aplications
   Aplikasi dapat diunduh dan diinstal pada perangkat mobile pengguna, tidak memerlukan bowser untuk menjalankannya dan terdapat tiga toko aplikasi utama seperti Apple, Android dan blackberry. 
   Beroperasi dengan mode yang sama tetapi dengan penawaran harga yang berbeda, aplikasi mobile dapat mengambil content langsung dari internet, mirip dengan situs web mobile, akan tetapi juga dapat mendownload data dari perangkat mobile pengguna, menyimpan informasi secara lokal dan membuat konten tersedia secara online.

Kelebihan: dapat memanfaatkan kemampuan dari hardware ponsel, seperti kemampuan menggunakan accelerometer, built-in dan GPS. dapat mengakses kamera untuk melakukan sharing gambar ke media sosial, mengambil catatan dari istagram dan pinterest, dan dapat pula membangun sebuah aplikasi baru.
   Aplikasi juga dapat digunakan jika jaringan tidak tersedia, pelanggan dapat mengakses konten yang ada bahkan pelanggan tidak berada dalam jangkauan jangkauan layanan jaringan. dapat berguna menjadi game konsul seperti game anggry birt atau apapun serta situs e-ecommerce yang menawarkan pilihan enkripsi data yang lebih maju dari pada website yang paling aman.

kekurangan: Aplikasi Harus di download terlebih dahulu dan mendownload ulang untuk upgrade atau pembaharuan, membutuhkan biaya, dan cendrung lebih mahal dan memakan waktu dalam segi pembangunan aplikasi 

2. Mobile Sites
   Jika perusahaan memiliki website maka akan dapat diakses oleh perangkat mobile, tetapi tidak ada jaminan bahwa hal itu cukup bagi pengguna, pengguna harus bersaing dengan waktu loading yang lama, animasi flash yang tidak bekerja, grafis yang buruk, dan lebih buruk lagi ketika mengunjungi suatu situs web mobile yang akan diarahkan ke sebuah alamat "m.website.com".

3. Fully responsive design
   Pada dasarnya, responsive akan memuluskan transmisi antara web, tablet dan mobile tanpa harus kehilangan konten, hal ini tergantung pada gesit "pernyataan media" pengembang web menentukan jenis media (misalnya jenis tertentu dari layar) serta kondisi tertentu (misalnya lebar ,tinggi atau orientasi konten) permintaan media menggabungkan jenis dan kondisi untuk menentukan bagaimana isi web akan muncul pada perangkat tersebut.
   Sebagai contoh ketika anda melihat website perusahaan pada desktop, content dapat muncul dalam dua kolom, jika anda melihat situs yang sama pada layar yang lebih kecil, konten dapat berkondensasi menjadi satu kolom.

Apa SajaTantangan Dalam Pengembangan Aplikasi Mobile ?
   Selama beberapa tahun kedepan, peningkatan kenyamanan layanan mobile akan tergantung pada peningkatan penggunaan konten dalam memberikan pengalaman mobile. perlunya memprediksi apa yang pelanggan inginkan ketika mereka menjalankan aplikasi mobile atau situs web.
   Delta Airline misalnya, memberitahukan ke pelanggan seberapa dekatnya waktu keberangkatan dan memberikan konten yang relevan, seperti status real-timer frequent flyer di daftar pembaharuan untuk penerbangan berikutnya.
   Pengembangan aplikasi harus mulai berpikir tentang "conteks mobile" yang mana didevenisikan sebagai segala sesuatu yang dapat memberitahukan anda apa yang pelanggan anda alami saat ini. conteks hanyalah salah satu dari tantangan dalam pengembangan aplikasi, ada beberapa tantangan yang juga penting untuk dilihat. diantaranya:

1. Context.
Context Mobile terdiri dari:

  1. Preperensi: Sejarah dan keputusan pribadi dari pelanggan yang telah berbagi dengan anda atau jejaring sosial.
  2. Situasi : Tentus saja lokasi saat ini, namun faktor-faktor lain yang relevan mencakup ketinggian, mempercepat pelanggan memahami kondisi lingkungan saat ini.
  3. Sikap: Perasaan  atau emosi yang tidak tampak oleh tindakan pelanggan yang logis. menyampaikan pengalaman kontekstual yang baik akan membutuhkan penggabungan informasi dari berbagai sumber, bisa jadi dari perangkat yang dibawa oleh pelanggan dengan mengaktifkan sensor disekitar mereka (misalnya geofance yang tahu dimana mereka berada). mengumpulkan data ini merupakan tantangan yang utama karena akan disimpan dalam beberapa sistem pencatatan dan membutuhkan sebuah aplikasi untuk menghubungkannya.

2. Device Proliferation
   Tantangan lain adalah mengembangkan aplikasi poliferasi pada perangkat. memastikan tampilan terlihat cantik pada smartphone 4" inchi dan tablet 10"inchi dan mengirimkan ke toko aplikasi. 
kelihatan begitu mudah, tapi saat ini akan menjadi sulit dikarenakan ukuran perangkat baru dan perubahan sifat dari aplikasi itu sendiri yang akan membutuhkan flexiblitas terutama terhadap klien.

3. Voice Prioroticed Over Touch
   Sekarang pengembangan aplikasi berteriak untuk mendapatkan akses API pada apple sisi dan Google. ada banyak skenario dalam membangun input suara kedalam aplikasi, misalnya pada aplikasi berjalan dan fitness. telpon mungkin akan  yang berkeringat dan melihat tampilan layar yang dapat menginformasikan jalur tercepat untuk mencapai tiang lampu.
  Suara akan mengalahkan sentuhan, aplikasi modern akan membiarkan orang menggunakan perangkat mereka sambil menjaga mata dan tangan mereka.

3. Heads-Up Interfaces
  Dapat melihat seperti google glass yang menggunakan mainstream, ini akan mendorong dalam pembuatan processor sebuah perangkat lebih kuat, ringan bahkan stylish. seperti aplikasi augmented-reality yang bekerja dengan baik pada ponsel. ini merupakan sebuah contoh yang baik dan menarik yang akan menjadi aplikasi realtime yang menyediakan informasi walaupun seorang mengajak anda berbicara.
   Akan tetapi, kacamata akan membuat masalah baru bagi pengembang aplikasi, pengembang harus beradaptasi dengan isyarat peripheral seperti pengingat dan peringatan yang tidak menghalangi visual pengguna, dan pengembang juga perlu mengintergrasikan umpan balik taktil atau aural perintah suara dan sensor getar yang pengguna butuhkan dalam mengambil suatu tindakan.

4. Bigger-And Smaller -Touch Device, and Adaptive Uls.
   Saat ini kebanyakan dari pengembang aplikasi memprioritaskan perangkat popular seperti iphone, samsung galaxy sIII dan ipad. Memilih perangkat yang popular akan menjadi tantangan yang lebih, tatapi berbagai jenis perangkat dan platform berkembang biak, seperti google dan apple sudah mendukung tablet dengan ukuran yang berbeda, dan dengan windows 8 pengembang diharapkan dapat memakai fiture touch pada perangkat yang lebih besar. seperti touch wall yang akan menjadi tersedia secara luas, pengembang akan perlu menyesuaikan antarmuka pengguna karna pengalaman di 84-inchi sengat berbeda dengan 4-inchi.

5. Hybrid Aplication Model
    Dengan setiap versi rilis, sistem operasi mobile yang populer lebih baik mendukung HTML5 dan API yang menyertainya. kemampuan yang akan membiarkan perusahaan untuk menggunakan kembali kode lebih di beberapa perangkat.
   faktor yang penting dalam menjaga biaya pengembangan aplikasi akan turun ditengah menjamurnya perangkat yang terhubung, mendukung pengembangan asli pada tiga atau lebih platfrom mobile akan lebih mahal dan sulit untuk mendukung pengembangan fiture secara parallel di beberapa basis kode,
   Akibatnya lebih banyak perusahaan beralih ke teknologi web dengan kode dasar terpusat untuk komponen inti dari aplikasi yang terhubung. kode terpusat itu merupakan kombinasi dari HTML, javascript dan CSS, karna sebagian dari perangkat telah mendukung untuk aplikasi tersebut.

6. Could-Powered Development.
   Pembangunan aplikasi modern akan pindah ke awan publik dan perangkat publik, karana elastisitas layanan seperti amazon, microsoft Azure dan Google Could net platform
   Dengan pindahnya ke awan publik, model organisasi tradisional yang memisahkan pengembang dengan operasi TI akan rusak. mengapa? dikarenakan pengembangan mobile membutuhkan siklus umpan balik yang cepat, dan sulit untuk mengeksekusi jika pengembang harus menunggu tim operasi untuk merespon permintaan dari pemakai.

Kesimpulan
   Rekayasa perangakat lunak dalam pengembangan aplikasi mobile membutuhkan strategi yang harus mendasar dan memiliki misi jangka panjang agar aplikasi yang dibuat dapat selalu sesuai dengan keinginan pengguna saat ini.
   Selalu upgrade keinginan pengguna dengan cara memberikan umpan balik sehingga dalam tahap pembaharuan dapat langsung mengetahui keinginan pengguna secara signifikan. dan juga yang harus diperhatikan dalam pembuatan aplikasi mobile harus sesuai dengan target seperti platform yang digunakan pemakai serta penggunaan fiture yang dapat dipakai secara maksimal oleh pengguna.
   Untuk mengurangi biaya dalam pengembangan aplikasi, pengembang juga dapat menentukan pilihan terhadap aplikasi native yang dapat berjalan disemua platform mobile, dan dengan tampilan yang disesuaikan menurut besarnya resolusi layar dari perangkat.
   Tetapi juga terdapat beberapa kelemahan dalam aplikasi tersebut, tentunya para pengembang aplikasi harus memilih apa yang cocok dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan perusahaan pengembang.


Sumber:
Aplikasi mobile: Fress, seksi, misterius (2014,januari 19)
http://www.marketing.co.id/aplikasi-mobile-fresh-seksi-misterius/

Telepon cerdas. (2014, Januari 19). Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. Diakses pada 16:01, Januari 19, 2014, http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Telepon_cerdas&oldid=7600084.

Symbian OS. (2013, Juni 15). Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. Diakses pada 02:15, Januari 20, 2014, dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Symbian_OS&oldid=6918518.

Windows Phone. (2013, Desember 7). Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. Diakses pada 02:17, Januari 20, 2014, dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Windows_Phone&oldid=6964341.

IOS. (2013, November 23). Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. Diakses pada 02:28, Januari 20, 2014, dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=IOS&oldid=7489930.

9 Challenges To Your Mobile App Strategy (2014, januari19)
http://www.informationweek.com/mobile/9-challenges-to-your-mobile-app-strategy/d/d-id/1109754?page_number=2

How To Choose Your Mobile Development Strategy  BENJAMIN WALDDiakses 11:29, januari 20, 2014 dari http://www.inc.com/benjamin-wald/three-mobile-development-strategies.html

Smartphone bagi masyarakat indonesia saat ini (2014, januari 19) dari http://tedama.blogdetik.com/2014/01/09/smartphone-bagi-masyarakat-indonesia-saat-ini/

No comments:

Post a Comment

Copyright © Go Of Stupid. All rights reserved. Template by CB